Sunday, February 20, 2005

Mari Narsis Dengan Benar

Kantor kena demam blog. Setelah Friendster mulai terasa membosankan dan kurang bisa menampung nafsu narsis, diary digital pun jadi mainan baru. Terus saling comment. Walo pun kadang maksa sedikit.

Narsis mungkin. Pingin pemikiran kita dibaca, dipuji, dikomentari. Eksis. Tapi gue ngeliat blog lebih dari sekedar itu ya. Oke, pingin eksis. But, with blog, kalo ditulis dengan tulus, napsu eksis itu bisa jadi sharing with everybody else. Bisa membagi pemikiran secara cuma-cuma. Efeknya apa, udah bukan urusan. Memancing marah sekalipun, itu cukup. Kalo bisa sih ya jangan bikin orang marah. Lebih bagus kalo napsu narsis kita tadi menginspirasi orang. Banyak tulisan blog orang yang menyelamatkan gue dari writer's block. And for those, I just have a very sincere thanks. Setulus-tulusnya. Terima Kasih.

Jadi, narsis sekalipun kalo diniatkan dengan benar, bisa jadi positif. Nggak percaya? Try with your own blog, buddy!

5 Comments:

Blogger rgsn24 said...

sebagai pengidap narsis akut, pria ini benar!
jadi... mari berblog ria!
selamatkan dunia! :p

2:19 PM  
Blogger LUNATIC DWEEBSTARR said...

Yah maklumlah, temanmu yang satu ini rumahnya sering banjir. Buku diary dan jurnal sudah terselip entah kemana, dibanding dihanyutkan air???

Yang terselamatkan adalah barang-barang elektronik, termasuk laptop. Well, daripada dipendem nggak karuan, lebih baik diceritakan saja dengan bahasa yang lebih enak. Dibanding coret-coret nggak jelas.

Narsis? Untuk beberapa mungkin iya. Tapi buat saya.. hmmm.. biasa aja. Nggak ada yang special. But this stuff helps a lot.

Cheers!

12:28 AM  
Blogger soleh said...

Karena kita tidak bisa tidak berkomunikasi. Karena kadang-kadang semua yang terasa perlu dikeluarkan juga. Karena kadang-kadang kita terlalu malu untuk bercerita. Karena kadang-kadang, berbicara akan terlalu membosankan. Karena kadang-kadang tulisan adalah cara yang tepat. Karena kadang-kadang, ketika menulis kita lebih jujur. Karena kadang-kadang kita ingin didengar. Karena kadang-kadang tidak ada media yang lebih tepat dari ini. Karena kadang-kadang sisi narsis kita memaksa untuk keluar...

7:11 PM  
Blogger velvetindigo said...

om aris bener bangetss..
huhu maafkan saya posting comments di sini,
anyhow.. nice to meet u @ spiceGarden.. ;)

BLOG = proyeksi lingua kelu,, papila-papila yang mulai statis.. menua bersama detiknya..

10:30 PM  
Blogger aris said...

Nice to meet you too, Mbak Anggia... :D

1:06 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home